Halaman

Rabu, 23 Maret 2016

Biar Jakarta Nggak Banjir

"Bikin sensor buat orang yang buang sampah sembarangan di sungai, jadi langsung ketauan."

Itulah sepenggal ide anak-anak Panti Asuhan Al-Andalusia untuk mengatasi banjir di Jakarta. Banjir memang hal yang tak bisa dipisahkan dari Ibu Kota. Kondisi geografis dan tata kotanya yang sangat padat membuat air sulit diserap tanah ketika hujan tiba. Belum lagi sungai-sungai yang dipenuhi sampah dan rendahnya kesadaran penduduk untuk mengelola saluran resapan air. Alhasil, Jakarta menjadi salah satu kota banjir di Indonesia.

Suatu pagi anak-anak ini menyaksikan video tentang banjir di Jakarta. Sadar karena tinggal di ibukota, anak-anak Panti Asuhan Al-Andalusia turut memikirkan masalah ini meskipun bukan warga asli Jakarta. Setelah video selesai, mereka kemudian berdiskusi satu sama lain memikirkan solusi untuk masalah tersebut.

Membuat sensor di pinggir sungai adalah salah satu ide yang cukup menarik perhatian. Tujuannya, jika ada orang yang buang sampah sembarangan di sungai akan langsung terdeteksi dan dapat diberi sanksi. Meskipun mereka belum dapat memikirkan mekanisme yang lebih rinci tentang ide tersebut, setidaknya kreativitas mereka memunculkan ide perlu diapresiasi.

Selain itu ada pula yang berinisiatif menggusur penduduk yang tinggal di bantaran sungai supaya wilayah resapan sungai dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
"Yang punya ktp jakarta dikasih rusun, yang nggak punya suruh pulang kampung," ucap salah satu anak memberi solusi.

Tak cukup dengan menggusur, muncul pula ide untuk memperbesar pajak bangunan di Jakarta. Mengingat lahan yang sudah semakin sempit, semakin banyaknya bangunan yang berdiri di Jakarta tentunya akan membuat air akan semakin sulit meresap ke tanah. Jika pajaknya besar, pembangunan gedung-gedung di Jakarta dapat ditekan.

Apapun idenya, ternyata anak-anak ini mampu berpikir solutif. Beberapa dari mereka pun cukup rajin mengikuti berita ibukota sehingga ide-ide yang mereka keluarkan disertai dengan contoh-contoh yang mereka peroleh dari media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar