Sabtu, 07 Mei 2016

Jadi Guru Sehari di Kelas Inspirasi

Bersamaan dengan hari Pendidikan Nasional, Senin, 2 Mei 2016, ada ratusan sekolah dasar di Ibukota yang kedatangan guru-guru baru. Mereka adalah pengajar sukarela yang terdiri dari beragam profesi untuk mengajar anak-anak SD melalui program Kelas Inspirasi. Di program ini, para profesional dari berbagai bidang ditantang untuk mengajar anak-anak sekolah dasar tentang profesi masing-masing. Tujuannya supaya anak-anak tersebut nantinya terinspirasi sehingga punya mimpi yang tinggi dan cita-cita yang luas.

SDN 16 Pagi kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta adalah salah satu sekolah dasar yang mendapat pengalaman baru itu. Sebanyak 18 relawan dari beragam latar belakang profesi menggantikan para guru untuk mengajar disana. Antusiasme sekolah sangat besar di hari yang tak biasa itu. Para siswa menyambut relawan ini dengan penampilan marching band di akhir upacara bendera.

Proses mengajar berjalan layaknya jam pelajaran sekolah biasanya. Hanya saja murid-murid yang biasanya bertatapan dengan satu guru yang sama untuk keseluruhan jam pelajaran, hari itu bertemu dengan guru yang berbeda-beda. Setiap guru tentunya membawakan materi yang beragam sesuai dengan latar belakang pekerjaan masing-masing.

Satu hal yang menantang dalam kegiatan ini adalah bagaimana menyampaikan materi terkait profesi kepada murid-murid yang mudah dicerna. Terlebih, jika bidang yang ditekuni masih cukup asing bagi anak-anak. Salah satu profesi relawan yang turut mengajar adalah analis distribusi migas. Menyampaikan materi terkait migas perlu pendekatan dari hal-hal yang dekat dengan lingkungan para murid supaya memudahkan mereka memahami apa yang disampaikan. Materi disampaikan melalui foto, gambar, dan permainan-perminan edukatif. Alhasil, anak-anak lebih mudah dalam menangkap materi yang diberikan dan tidak bosan.

Menjajal mengajar murid-murid sekolah dasar di kelas tentunya memberikan pengalaman dan nilai baru bagi para relawan yang berpartisipasi. Mereka yang tujuan awalnya menginspirasi, justru pada akhirnya lebih banyak terinspirasi atas kegiatan ini.

@dwilestarin