Rabu, 10 Februari 2010

Kuwaru: Pantai Indah Penuh Semak

Jogja memiliki banyak kawasan wisata pantai. Hanya saja, tidak semuanya terkenal seperti layaknya pantai parangtritis yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Di wilayah srandakan, tersimpan satu pantai yang masih sepi, pantai kuwaru. Di kalangan anak muda, pantai ini sering dijadikan alternatif berwisata. Wajar saja, pantai ini belum mengenakan biaya retribusi masuk, sehingga lebih menghemat biaya. Lewat jejaring sosial seperti facebook, keberadaan pantai ini menjadi semakin eksis dan memancing semakin banyak orang untuk mengunjunginya.
Untuk menuju kuwaru membutuhkan perjalanan yang cukup jauh dan melewati jalan pedesaan yang sempit. Di sekeliling pantai hanya terdapat beberapa rumah penduduk yang menjelma menjadi pondok pondok makan yang menyediakan ikan segar. Tidak jauh berbeda dari pantai depok memang. Hanya saja, jumlah pondok makannya masih sedikit. Di pinggir pantai juga hanya ada sedikit perahu nelayan. Selebihnya hanya ada pasir hitam yang kasar.
Untuk ukuran wilayah yang belum begitu terjamah oleh pengunjung, pantai ini terbilang kotor. Pasirnya sudah banyak terkontaminasi oleh sampah-sampah plastik yang mengganggu pemandangan.
Hal yang mungkin sedikit membedakan pantai kuwaru dengan pantai yang lain, terletak pada hutan bakau yang membentang di bibir pantai. Hutan yang terlihat seperti kumpulan semak berfungsi untuk menahan air laut supaya ketika pasang. Selain itu, keberadaannya juga mempercantik pantai karena terlihat lebih hijau dan asri.

1 komentar:

  1. apalagi sekarang di tumbuhi pohon cemara udang dan lebih keren lagi banyak yang mancing di pinggir pantai heheheh kayak aku heheheheh

    BalasHapus